Keren! Remaja aceh usia 14 tahun bernama Naufal Rizki berhasil menemukan energi listrik dari kayu pohon, lho! Padahal kita tahu bahwa kayu bukanlah penghantar listrik. Kayu yang digunakan Rizki yakni kayu pohon kedondong. Judul penemuannya itu diberi nama energi listrik nabati. Top abis, lah!
Dalam video ini diperlihatkan kayu yang dijejerkan dalam rak modifikasi. Terdapat kabel-kabel yang menghubungkan kayu dengan lampu. Kata Naufal, dia mengetahui dari buku jika buah yang mengandung zat asam bisa menjadi sumber energi listrik. Riset inilah yang jadi awal idenya menemukan energi listrik di pohon kedondong dan berhasil! 8 batang pohon menghasilkan energi listrik skeitar 6 volt. Nih, simak video hasil karya Naufal yang bakal bikin kamu nganga.
Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Supriaman dan Deski ini sebelumnya hanya coba-coba. Berawal dari pelajaran di sekolah, Naufal akhirnya berhasil menciptakan tenaga listrik dari batang pohon.
"Awalnya saat saya mempelajari ilmu pengetahuan alam, saya membaca bahwa buah yang mengandung asam katanya bisa menghantarkan listrik, akhirnya saya lakukan uji coba pada buah kentang. Setelah itu saya berpikir lagi, kalau buahnya mengandung asam berarti pohonnya juga mengandung asam, akhirnya saya mulai melakukan eksperimen," ujarnya kepada SINDOnews di acara Pertamina Science Fun Fair 2016, Jakarta, Sabtu (29/10/2016).
Dia menjelaskan, pertama kali eksperimen itu dilakukan pada pohon mangga dan ternyata tidak layak. Akhirnya saya menemukan kedondong pagar yang kadar asam atau getahnya mampu menghantarkan listrik.
Meski demikian, Naufal mengaku bahwa bekal yang dimiliki tidak hanya dari sekolah. Namun juga adanya dukungan sang Ayah yang sangat membantu dalam percobaannya tersebut.
"Kebetulan ayah Naufal bekerja di elektronik. Jadi sedikit banyak saya tahu alat-alat elektronik," paparnya.
Hasil temuan energi dari pohon kayu ini memang sederhana, dengan rangkaian yang terdiri dari pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda, arus listrik yang dihasilkan sangat tergantung kepada kadar keasaman pohon.
Sebelumnya, Naufal sudah melakukan lebih dari 60 kali percobaan dan menelan biaya sekitar Rp14 juta. Dengan temuannya ini, satu rumah dapat dialiri listrik melalui sepuluh pohon kedondong pagar.
Ditanya cita-cita dan keinginannya ke depan. Dengan sigap Naufal langsung menjawab ingin menjadi ilmuwan. "Saya ingin jadi ilmuwan dan kedepannya ingin mengembangkan eksperimen untuk menghidupkan alat elektronik," tukasnya.
Naufal sendiri diundang dalam acara Pertamina Science Fun Fair 2016 untuk berbagi inspirasi kepada para peserta lomba untuk dapat menghasilkan sebuah karya yang inovatif dan inspiratif. Melalui ajang ini juga diharapkan, akan lahir Naufal lainnya yang mampu mengharumkan nama bangsa.
Dalam video ini diperlihatkan kayu yang dijejerkan dalam rak modifikasi. Terdapat kabel-kabel yang menghubungkan kayu dengan lampu. Kata Naufal, dia mengetahui dari buku jika buah yang mengandung zat asam bisa menjadi sumber energi listrik. Riset inilah yang jadi awal idenya menemukan energi listrik di pohon kedondong dan berhasil! 8 batang pohon menghasilkan energi listrik skeitar 6 volt. Nih, simak video hasil karya Naufal yang bakal bikin kamu nganga.
Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Supriaman dan Deski ini sebelumnya hanya coba-coba. Berawal dari pelajaran di sekolah, Naufal akhirnya berhasil menciptakan tenaga listrik dari batang pohon.
"Awalnya saat saya mempelajari ilmu pengetahuan alam, saya membaca bahwa buah yang mengandung asam katanya bisa menghantarkan listrik, akhirnya saya lakukan uji coba pada buah kentang. Setelah itu saya berpikir lagi, kalau buahnya mengandung asam berarti pohonnya juga mengandung asam, akhirnya saya mulai melakukan eksperimen," ujarnya kepada SINDOnews di acara Pertamina Science Fun Fair 2016, Jakarta, Sabtu (29/10/2016).
Dia menjelaskan, pertama kali eksperimen itu dilakukan pada pohon mangga dan ternyata tidak layak. Akhirnya saya menemukan kedondong pagar yang kadar asam atau getahnya mampu menghantarkan listrik.
Meski demikian, Naufal mengaku bahwa bekal yang dimiliki tidak hanya dari sekolah. Namun juga adanya dukungan sang Ayah yang sangat membantu dalam percobaannya tersebut.
"Kebetulan ayah Naufal bekerja di elektronik. Jadi sedikit banyak saya tahu alat-alat elektronik," paparnya.
Hasil temuan energi dari pohon kayu ini memang sederhana, dengan rangkaian yang terdiri dari pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda, arus listrik yang dihasilkan sangat tergantung kepada kadar keasaman pohon.
Sebelumnya, Naufal sudah melakukan lebih dari 60 kali percobaan dan menelan biaya sekitar Rp14 juta. Dengan temuannya ini, satu rumah dapat dialiri listrik melalui sepuluh pohon kedondong pagar.
Ditanya cita-cita dan keinginannya ke depan. Dengan sigap Naufal langsung menjawab ingin menjadi ilmuwan. "Saya ingin jadi ilmuwan dan kedepannya ingin mengembangkan eksperimen untuk menghidupkan alat elektronik," tukasnya.
Naufal sendiri diundang dalam acara Pertamina Science Fun Fair 2016 untuk berbagi inspirasi kepada para peserta lomba untuk dapat menghasilkan sebuah karya yang inovatif dan inspiratif. Melalui ajang ini juga diharapkan, akan lahir Naufal lainnya yang mampu mengharumkan nama bangsa.
